Sabtu, 07 Nov 2026 NewsEksekutifGaya HidupHukumLegislatif
Beranda › News
News

Kebakaran Dapur Restoran di Blok M Square: 3 Orang Luka-Luka Akibat Gas Meledak

✍️ Dewi 🕒 07 Nov 2026 👁️ 3x dibaca
Kebakaran terjadi di dapur restoran Solaria Blok M Square, Jakarta Selatan.
Kebakaran terjadi di dapur restoran Solaria Blok M Square, Jakarta Selatan. Foto: istimewa

Insiden mengejutkan terjadi di kawasan pusat perbelanjaan populer Jakarta Selatan ketika area dapur sebuah rumah makan terkemuka mengalami musibah kebakaran. Peristiwa yang melibatkan dapur restoran Solaria di pusat perbelanjaan Blok M Square, Jalan Melawai, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan ini mendadak menyita perhatian publik serta para pengunjung mal pada Jumat sore. Dalam insiden yang berlangsung cukup cepat tersebut, tiga orang dilaporkan mengalami luka-luka akibat sambaran api yang mendadak membesar di ruang pengolahan makanan dalam pusat perbelanjaan tersebut.

Berdasarkan laporan yang dihimpun dari pihak berwenang, musibah kebakaran ini terpantau pertama kali terjadi sekitar pukul 16.14 WIB. Command Center Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta langsung merespons laporan darurat tersebut dengan menerjunkan unit penanganan ke lokasi kejadian. Berkat kesigapan penanganan awal di lapangan, api tidak sempat menjalar ke area tenant komersial lainnya yang berada di dalam bangunan mal berlantai padat tersebut, sehingga potensi kerugian material yang lebih masif berhasil diredam sejak dini oleh manajemen gedung.

Pemicu utama dari insiden kebakaran ini diduga kuat berasal dari prosedur teknis operasional dapur yang kurang teliti saat pergantian tabung gas cair (LPG). Menurut keterangan resmi dari petugas yang menangani kejadian di tempat, peristiwa bermula ketika salah seorang karyawan dapur hendak melakukan penggantian tabung gas yang telah habis di area memasak. Namun, pada saat proses penggantian tabung gas dilakukan, api pada kompor masih dalam keadaan menyala sehingga menyambar tabung gas yang baru dipasang. Situasi yang tidak terkendali ini seketika memicu sambaran api yang membakar sebagian perlengkapan dapur dan melukai para pekerja yang berada di titik terdekat lokasi kejadian.

Dampak langsung dari insiden ini adalah timbulnya korban luka-luka yang dialami oleh para pegawai restoran. Mengenai kondisi para korban, pihak pengelola serta petugas memberikan keterangan resmi yang memastikan bahwa para korban hanya menderita cedera tingkat ringan dan langsung mendapatkan penanganan medis yang diperlukan. Sebagaimana dijelaskan oleh petugas di lapangan, “Korban tiga orang mengalami luka bakar ringan. Api sudah bisa diatasi oleh tim safety mal Blok M Square. Petugas damkar hanya melakukan pengecekan dan memastikan kondisi lokasi benar-benar aman,” jelasnya. Keterangan tersebut menegaskan bahwa penanganan darurat internal berjalan dengan sangat efektif sebelum tim pemadam kebakaran profesional tiba di lokasi titik musibah.

Sementara itu, unit pemadam kebakaran yang tiba di lokasi segera mengambil langkah-langkah preventif untuk menetralisir situasi agar sepenuhnya terkendali. Berdasarkan data operasional lapangan, satu unit mobil pemadam dengan dukungan lima orang personel dikerahkan menuju lokasi pusat perbelanjaan. Tim damkar tiba di Blok M Square pada pukul 16.21 WIB dan langsung bergerak cepat melakukan pendinginan serta penyisiran area dapur. Operasi pengecekan menyeluruh tersebut dinyatakan selesai sepenuhnya pada pukul 16.35 WIB tanpa menemui kendala berarti, memastikan bahwa tidak ada lagi titik api tersisa yang berpotensi membahayakan keselamatan umum.

Kerugian material akibat peristiwa kebakaran di area dapur berukuran sekitar sepuluh meter persegi tersebut ditaksir mencapai angka puluhan juta rupiah. Selain kerugian finansial yang dialami oleh manajemen pengelola rumah makan, insiden ini juga meninggalkan catatan penting mengenai pentingnya penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) keselamatan kerja yang ketat di lingkungan komersial tertutup. Aktivitas pergantian bahan bakar gas pada kompor komersial memerlukan tingkat kewaspadaan yang tinggi serta kedisiplinan mutlak untuk memastikan seluruh sumber api telah benar-benar padam sebelum perangkat gas dilepas atau dipasang kembali guna menghindari risiko kecelakaan serupa di masa mendatang.

Secara keseluruhan, respons cepat dari tim keselamatan internal (safety team) Blok M Square patut diapresiasi karena mampu melokalisir sumber api sebelum membesar dan menimbulkan kepanikan masif di tengah keramaian pengunjung mal. Dinas Gulkarmat Jakarta Selatan juga mengimbau kepada seluruh pengelola restoran, kafe, dan unit usaha kuliner di wilayah ibu kota agar senantiasa meningkatkan pengawasan terhadap keselamatan kerja karyawan, khususnya dalam penanganan peralatan yang berisiko tinggi seperti instalasi kompor gas dan kelistrikan. Dengan demikian, standar keamanan dan keselamatan pengunjung maupun pekerja dapat terus terjaga secara optimal di setiap pusat perbelanjaan publik.

D
DewiEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update